Peristiwa

KRI BANJARMASIN-592 EMBARKASI PASUKAN PENGAMANAN PERBATASAN RI-PNG DI LANTAMAL I BELAWAN

Belawan, Faktaonline.com – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin-592 Embarkasi Pasukan Batalyon Infantri 12
/KC dalam rangka mendukung pengamanan perbatasan NKRI-Papua Nugini.
KRI Banjarmasin -592, bertolak dari Lantamal I Belawan dermaga Pelindo I Bandar Deli Belawan Sumatera Utara. Sabtu (30/10/2021).

Kapal Perang yang berjenis Landing Platfrom Dock (LPD) yang merupakan karya anak bangsa di galangan  PT PAL Surabaya pada tahun 2011 masuk memperkuat jajaran TNI AL, Kapal ini dirancang sebagai kapal pendukung operasi amfibi, yang memiliki kemampuan mengangkut pasukan pendarat berikut kendaraan tempur beserta kelengkapanya.

Kapal ini juga mampu mengangkut 5 buah helikopter, 3 geladak heli, 2 di hanggar,  Selain sebagai kapal tempur, kapal yang berteknologi desain semi siluman ini juga berfungsi untuk operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam dengan _Displasment_ Panjang: 125 m, Kecepatan:15 knot, Awak Kapal:500 orang dan Persenjataan Cannon 57 mm dan Cannon 40 mm.

Bertolak dari Belawan KRI Banjarmasin membawa 450 personel pasukan tempur infantri yang berasal dari Batalyon Infantri 126/Kala Cakti yang merupakan pasukan dibawah kendali Korem 022/Pantai Timur Kodam I Bukit Barisan yang akan melaksanakan operasi pengamanan perbatasan RI-PNG.

“Komandan Lantamal I Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono beserta Staf sehari sebelumnya meninjau langsung kesiapan KRI Banjarmasin yang turut didampingi  Letkol Laut (P) Bambang Purnomo SH, M.Tr.Opsla  NRP. 15398/P saat ini menjabat sebagai Komandan KRI Banjarmasin-592, pelayaran rencana akan ditempuh menuju Papua selama 8 hari” Tutur Kadispen Lantamal I, Mayor Muhammad Akbar kepada wartawan.

Proses embarkasi Pasukan Yonif 126/KC beserta seluruh peralatan dan peralatan tempur sebelum on board diatas KRI-Banjarmasin-592 dilaksanakan dengan protokoler Kesehatan ketat guna memutus mata rantai penularan Covid-18 selama pelayaran sehingga Kesehatan seluruh personel KRI dan pasukan satgas menuju daerah tugas dapat terjaga dengan aman.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *